Logo

Pesantrenpreneur: Penguatan Jiwa Wirausaha Digital dan Literasi Keuangan di Era Ekonomi Kreatif

Published on: 4 Okt 2025

Kegiatan Prodi, Kemahasiswaan, PKM

(Bogor, 03 Oktober 2025) — Dalam menghadapi tantangan ekonomi kreatif dan transformasi digital yang kian pesat, sebuah kegiatan bertajuk “Pesantrenpreneur: Penguatan Jiwa Wirausaha Digital dan Literasi Keuangan di Era Ekonomi Kreatif” sukses digelar pada Kamis, 02 Oktober-Juma’at, 03 Oktober 2025 di Pesantren Darul Hikmah Cisauk.

Kegiatan ini diikuti oleh para santri yang memiliki minat besar terhadap dunia kewirausahaan modern. Program ini bertujuan menumbuhkan semangat entrepreneurship berbasis nilai-nilai pesantren, sekaligus membekali peserta dengan kemampuan literasi digital dan keuangan yang relevan dengan perkembangan ekonomi masa kini.

Dalam sambutannya, Rubiyanto, S.Ag Selaku Pembina,  menyampaikan bahwa santri memiliki potensi besar menjadi pelaku ekonomi kreatif yang mandiri. “Santri bukan hanya bisa berdakwah, tetapi juga berdaya secara ekonomi. Dengan menguasai digitalisasi dan literasi keuangan, mereka dapat menjadi motor penggerak ekonomi umat,” ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber inspiratif dari kalangan akademisi, praktisi bisnis digital, dan pengusaha muda pesantren yaitu Restia Gustiana dan Najikha Akhyati. Beberapa topik yang dibahas meliputi:

  • Strategi membangun brand digital pesantren di era media sosial,
  • Manajemen keuangan dan investasi berbasis syariah,
  • Inovasi bisnis kreatif yang berakar pada nilai-nilai Islam.

Selain sesi seminar, acara juga menampilkan workshop interaktif mengenai pembuatan konten digital produktif dan praktik pengelolaan keuangan berbasis aplikasi. Para peserta mendapatkan kesempatan langsung untuk menyusun rencana bisnis sederhana dan mempresentasikan ide wirausaha kreatif mereka.

Menurut Zenita Cahyani  dan Tim selaku panitia pelaksana kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi pesantren. “Kami ingin membangun generasi santri yang adaptif, produktif, dan berdaya saing global melalui penguatan jiwa wirausaha digital,” ungkapnya.

Sebagai penutup, kegiatan “Pesantrenpreneur” menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia pesantren, pemerintah, dan sektor industri kreatif dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif dan berbasis nilai-nilai keislaman.

Berita Relative

  • FGD Evaluasi Kurikulum Prodi Ekonomi Syariah Bersama APSEI & IAEI Universitas Pamulang

    Ekonomi Syariah

    21 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Sinergi Akademik dan Industri: Kuliah Tamu Literasi Keuangan Syariah Prodi Ekonomi Syariah Unpam Bersama Unit Usaha Syariah IMFI

    Ekonomi Syariah

    27 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Membangun Kesadaran Berzakat: Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Ekonomi Syariah

    Ekonomi Syariah

    14 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image
  • mahasiswa Eksyar Unpam Mendapatkan Juara 1 di Karnaval 2nd EBIC

    Ekonomi Syariah

    29 Apr 2025

    Learn more
    Featured Image