Kegiatan Guest Lecture Prodi Ekonomi Syariah Unpam Bahas Pentingnya Integritas bagi Mahasiswa
Published on: 20 Nov 2025

Kegiatan Prodi, Kemahasiswaan

TANGSEL-EKSYAR, Prodi Ekonomi Syariah Unpam
menyelenggarakan kegiatan Guest Lecture pada hari Kamis (20/11/2025) di ruang V.513 Gedung Viktor Kampus 2,
Universitas Pamulang.
Guest Lecture kali ini adalah Dina Imam Supaat, dosen
Universitas Sains Islam Malaysia. Turut hadir Kaprodi, Dosen Kemahasiswaan, dan
Mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Pamulang.
Dalam
sambutannya, Mukhoyyaroh menyampaikan harapan agar mahasiswa bisa menimba ilmu
dari guest lecture dari luar negeri. Beliau menekankan pentingnya kedisiplinan
dan ketekunan mahasiswa sejak dini. "Apa yang kalian tanam, itu pula yang
akan kalian tuai. Semoga Allah mudahkan langkah kalian dan menjadikan kalian
orang-orang yang sukses dunia dan akhirat," ujarnya.
Dalam
pemaparannya, Dina menekankan bahwa integritas memiliki hubungan langsung
dengan izzah atau kehormatan seorang muslim. “Orang yang berkhianat
bertentangan dengan izzah. Seseorang yang tidak berintegritas berarti jauh dari
izzah, Dalam Islam, integritas bermaksud keseluruhan atau sesuatu yang
cukup, seperti seorang muslim tapi tak mau menunaikan zakat, itu berarti ia tak
berintegrity,” ujar dosen Universitas Sains Islam Malaysia itu.
Lebih lanjut, ia
mengajak mahasiswa untuk melihat kembali nilai yang mereka pegang dalam proses
belajar. “Sebagai
mahasiswa kita ada 2 keadaan, apakah kita mau berintegity atau mau shortcut atau
jalan pintas, apa contoh jalan pintas? Plagiat dan cheating saat exam,”
terangnya.
Ia juga menyinggung bahwa pada dasarnya setiap manusia
memiliki keinginan untuk menjadi pribadi yang baik. Namun realitas media sosial
sering kali menunjukkan hal sebaliknya. “Semua orang nak jadi baik, tak ada
yang bercita-cita tak jadi baik, tapi di zaman ini, kalau kita tengok media
sosial, apa yang kita nampak, apapun yang dapat menyentuh hati kita,” jelasnya.
Kemudian ia
juga menyampaikan tentang pendapat yang disampaikan dalam seminar LKK
sebelumnya. “Saya setuju dengan apa yang disampaikan tadi dalam seminar, Semakin religius seseorang maka akan semakin
humanis, itu sama dengan pendapat bahwaa manusia jangan hanya banyak ilmu, tapi
hatinya tidak tergerak,” ujarnya
Pada sesi diskusi, salah satu mahasiswa,
Yuladi, menanyakan bagaimana integritas diterapkan ketika seorang manajer
memilih menutupi kesalahan bawahan demi tujuan baik. Menanggapi hal tersebut,
Dina menegaskan bahwa menutupi masalah tetap bukan tindakan yang berintegritas.
“Amanah berarti melaporkan apa adanya. Walaupun niatnya baik, menutup-nutupi berarti
tak berintegrity,” tegasnya.
Kontributor: Ar'rum Adrianti (Mahasiswa Ekonomi Syariah Unpam)





