Menembus Batas Teori: Sinergi Unpam dan IMFI Perkuat Literasi Keuangan Syariah Mahasiswa
Published on: 27 Apr 2026

Kegiatan Prodi
EKONOMI SYARIAH UNPAM – Program Studi Ekonomi Syariah Universitas Pamulang (Unpam) terus mempererat hubungan antara teori di kelas dengan kenyataan di lapangan. Langkah ini diwujudkan melalui program Praktisi Mengajar bertajuk 'Literasi Keuangan Syariah'. Dalam kesempatan ini, Unpam menghadirkan langsung para pakar dari PT Indomobil Finance Indonesia (IMFI) syariah untuk berbagi ilmu kepada mahasiswa.

Membuka kegiatan, Dr. Mukhoyyaroh, S.Ag., M.Ag., selaku Kaprodi Ekonomi Syariah, menyampaikan bahwa kurikulum tidak boleh eksklusif hanya berada di menara gading akademik. Baginya, kolaborasi erat dengan pihak industri adalah kunci untuk menciptakan keselarasan (link and match), guna memastikan lulusan Ekonomi Syariah Unpam memiliki kompetensi yang memang sedang dicari oleh pasar industri saat ini.
“Kegiatan ini adalah pengejawantahan dari practice-based learning. Kami ingin mahasiswa tidak hanya menghafal akad secara tekstual, tetapi memahami bagaimana ekosistem industri keuangan syariah bekerja secara komprehensif," ujar Dr. Mukhoyyaroh.
Sesi pertama menghadirkan Harun Al Rasyid, Pimpinan IMFI syariah. Harun memetakan lanskap sektor jasa keuangan non-bank di Indonesia. Ia menggarisbawahi peran krusial Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menjaga stabilitas dan integritas industri yang mengintegrasikan perbankan, pasar modal, hingga pembiayaan.
Lebih spesifik, Harun membedah anatomi produk pembiayaan syariah di IMFI mulai dari skema investasi, modal kerja, hingga multiguna yang berpijak pada akad murabahah dan ijarah. Di hadapan ratusan mahasiswa, ia menegaskan bahwa literasi keuangan adalah "senjata" utama generasi muda agar mampu mengelola sumber daya finansial secara etis dan bertanggung jawab.
Melengkapi paparan teknis tersebut, Teguh Harsanto, Kepala Area Jakarta 2 IMFI, hadir membawa perspektif operasional yang taktis. Ia berbagi dinamika mengelola bisnis pembiayaan di tengah ketatnya kompetisi wilayah Jakarta.
Menurut Teguh, industri saat ini tidak hanya mencari lulusan yang unggul secara indeks prestasi, tetapi juga mereka yang memiliki integritas dan soft skill yang mumpuni.
"Komunikasi dan pelayanan prima yang berlandaskan nilai-nilai syariah adalah kunci. Kami di IMFI membuka peluang lebar bagi lulusan Ekonomi Syariah yang siap bertumbuh secara profesional," ungkapnya saat menjelaskan peluang karier dan proses rekrutmen.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbolisasi kolaborasi yang solid antara dunia kampus dan korporasi.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sekadar transfer pengetahuan (transfer of knowledge), tetapi juga menjadi wahana penguatan jejaring strategis. Melalui sinergi ini, Prodi Ekonomi Syariah Unpam optimis dapat mencetak lulusan yang adaptif, profesional, dan siap menjadi motor penggerak ekonomi syariah di masa depan.
Kontributor: Moza Putri Ramadhani (Mahasiswa Ekonomi Syariah Unpam)




